Berbagi Praktik Baik Melalui Komunitas Belajar Palapa SMP Telkom Makassar

Komunitas belajar dalam sekolah adalah sekelompok pendidik dan tenaga kependidikan dalam satu sekolah yang belajar bersama-sama dan berkolaborasi secara rutin dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar peserta didik.

Komunitas belajar dalam sekolah diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pendidik dan membangun budaya belajar bersama yang berkelanjutan, sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik.

Komunitas belajar dalam sekolah sangat penting karena komunitas belajar menjadi wadah untuk merealisasikan terjadinya kolaborasi antar pendidik. Pendidik belajar bersama (tidak terisolasi), pendidik bersepakat tentang standar umum seperti pembelajaran yang efektif, rubrik/indikator penilaian, pendidik bersepakat bahwa pendidikan semua peserta didik adalah tanggung jawab kolektif.

Dengan adanya komunitas belajar dalam sekolah, ketimpangan kompetensi  antarpendidik dapat diminimalisir, sehingga peserta didik memeroleh pengalaman belajar dengan kualitas yang sama siapapun pendidiknya. Proses belajar dalam komunitas yang terjadi secara berkelanjutan akan membentuk ekosistem dan budaya belajar yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

Dikutif dari https://bpmpgorontalo.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2023/03/Petunjuk-Awal-Komunitas-Belajar-dalam-Sekolah-1.pdf

Pada Implementasi Kurikulum Merdeka, Komunitas Belajar mendukung pendidik dan tenaga kependidikan untuk dapat mendiskusikan dan menyelesaikan berbagai masalah pembelajaran yang dihadapi.

Melalui kegiatan kombel, para guru memiliki kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan strategi mengajar yang efektif. Mereka dapat belajar satu sama lain dan memperoleh wawasan baru dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Sebagai bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Telkom Makassar, dibentuklah Komunitas Belajar yang diberi nama Palapa yang diambil dari nama satelit pertama Telkom. Satelit sangat berperan penting dalam komunikasi yang mengatur perpindahan pesan atau informasi.

Menurut Waka Kurikulum SMP Telkom Makassar Bapak Arif Gunawan, “Nama Kombel Palapa dipilih agar menjadi wadah perpindahan informasi di sekolah sehingga hal-hal baik yang sudah dilakukan dapat terdiseminasi ke yang lain dengan harapan bisa membawa kemajuan yang baik untuk guru dan tenaga kependidikan serta sekolah”.

Kombel Palapa berkegiatan setiap pekan kedua bulan berjalan dengan pembahasan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan guru, berbagi informasi dan praktik baik, memfasilitasi anggota komunitas untuk terus belajar, mendorong peningkatan kompetensi anggota lewat diskusi dan sharing, serta mengintegrasikan pembelajaran yang terbaik untuk para siswa dalam meraih cita-cita.

Pada hari Jumat, 26 Juli 2024, bertempat di ruang kelas VIII-F Kombel Palapa SMP Telkom Makassar melaksanakan diskusi dan sharing terkait materi dan praktik baik dalam memanfaatkan QUIZIZZ dalam pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan pembuatan Modul Ajar. Narasumber pada Kombel Palapa tersebut adalah dari komunitas Mapel IPA yaitu, Sri Agustiani Basir, S.Pd.,M.Pd., Husnul Khatimah, S.Pd.,M.Pd., dan Moticha Indah Lestari, S.Pd.,M.Pd.

Kegiatan Kombel Palapa ditutup dengan arahan dari Kepala SMP Telkom Makassar Bapak Muhamad Irjan Marsaoly yang terus mendorong para guru dan tenaga kependidikan untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *