Debat terbuka calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Telkom Makassar periode 2026 resmi digelar pada Kamis, 27 November 2025 di lapangan sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam proses demokrasi siswa yang setiap tahun diselenggarakan secara terbuka dan partisipatif. Suasana lapangan semakin meriah dengan hadirnya para pendukung dari masing-masing pasangan calon yang membawa semangat positif untuk menyukseskan agenda tahunan tersebut.
Tahun ini, debat mengusung tema “Dari Disiplin Lahir Keteladanan”, sebuah tema yang sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk siswa berkarakter unggul. Melalui tema ini, seluruh calon diharapkan mampu menampilkan gagasan dan program kerja yang tidak hanya berfokus pada aktivitas OSIS, tetapi juga pada pembentukan karakter disiplin sebagai dasar keteladanan di lingkungan sekolah.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026 diikuti oleh empat pasangan calon. Paslon 1 terdiri atas Kiana Yudiya Atmarini sebagai calon ketua dan Fildzah Adeliani Azzahrah R. sebagai calon wakil ketua. Paslon 2 diisi oleh Davina Hafizhat Mudzakkir Al Buyani bersama Muhammad Devan Aquilla Aprilio. Sementara itu, Paslon 3 diwakili oleh Sitti Rafisyah Ameera Ramadhani dan Althaf Alzabran Inra, serta Paslon 4 menghadirkan pasangan Maulidya Dwi Febrianty bersama Anaya Kalila.
Sejak kegiatan dimulai, setiap pasangan calon menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka hadir dengan visi, misi, dan program kerja yang telah disiapkan dengan matang. Para pendukung dari tiap paslon menambah semarak suasana dengan yel-yel penyemangat, namun tetap menjaga ketertiban sesuai aturan yang ditetapkan panitia.
Pada sesi pertama debat, masing-masing pasangan calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi mereka. Banyak di antara mereka menyoroti pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi membangun budaya positif di lingkungan sekolah. Program-program seperti peningkatan kegiatan literasi, penegakan kedisiplinan waktu, serta pembinaan karakter juga menjadi fokus utama pemaparan.
Sesi selanjutnya adalah tanya jawab antarcalon yang menjadi bagian paling menarik bagi para siswa. Pada sesi ini, setiap paslon saling menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh moderator maupun oleh sesama calon. Interaksi ini menampilkan kemampuan berpikir cepat, keterampilan komunikasi, serta kepercayaan diri masing-masing paslon dalam mempertanggungjawabkan gagasan mereka.
Tidak hanya panelis dan moderator yang terlibat, para siswa juga diberikan ruang untuk bertanya secara langsung kepada para calon. Pertanyaan yang diajukan mencakup berbagai isu seperti kepemimpinan, pengembangan kegiatan siswa, solidaritas antarangkatan, hingga upaya mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini menjadikan debat sebagai sarana pembelajaran demokrasi yang aktif dan bermakna.
Kegiatan debat juga menjadi ajang bagi siswa untuk menilai kemampuan calon pemimpin mereka tidak hanya dari program kerja yang ditawarkan, tetapi juga dari sikap, etika berbicara, dan kemampuan menjawab pertanyaan secara argumentatif. Dengan demikian, proses pemilihan OSIS tidak semata-mata menjadi kegiatan formal, namun juga wadah pendidikan karakter.

Menjelang akhir acara, moderator memberikan kesempatan bagi masing-masing paslon untuk menyampaikan pernyataan penutup. Dalam kesempatan tersebut, semua calon menegaskan komitmen mereka untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab apabila dipercaya memimpin OSIS periode 2026. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung dan panitia yang telah menyukseskan jalannya debat.
Debat terbuka ditutup dengan pesan dari pihak sekolah yang menekankan pentingnya menjunjung sportivitas serta menjaga suasana pemilihan agar tetap kondusif. Pihak sekolah berharap seluruh proses pemilihan dapat berlangsung jujur, adil, dan berintegritas. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi pemimpin muda yang mampu menjadi teladan bagi seluruh siswa.
Dengan terselenggaranya debat ini, seluruh warga sekolah kini menantikan proses pemungutan suara untuk menentukan pasangan calon terbaik. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan dapat membawa OSIS SMP Telkom Makassar menuju program kerja yang kreatif, disiplin, dan penuh keteladanan sesuai dengan tema besar kegiatan tahun ini.

Leave a Reply