Dinas Perpustakaan Kota Makassar Luncurkan Program Dobrak Literasi di SMP Telkom Makassar

Upaya menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda kembali diperkuat oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar dengan menghadirkan sebuah terobosan baru. Melalui program Dobrak Literasi (Dropbook Bergerak untuk Literasi), dinas Perpustakaan meresmikan Dropbook Point di SMP Telkom Makassar pada hari Senin, 22 September 2025.

Kegiatan peresmian berlangsung meriah dengan kehadiran langsung Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Dr. Aryati Puspasari Abady, S.Pi., M.Si., yang didampingi oleh jajaran Kepala Bidang serta pustakawan. Kehadiran mereka disambut penuh antusias oleh pihak sekolah, mulai dari Kepala SMP Telkom Makassar, Muhammad Irjan Marsaoly, para guru, hingga para siswa yang bersemangat mengikuti rangkaian acara.

Dropbook Point merupakan sebuah inovasi layanan literasi yang dirancang agar akses terhadap bahan bacaan menjadi lebih mudah, cepat, dan menyenangkan. Konsep ini memungkinkan buku-buku hadir lebih dekat di tengah siswa melalui titik-titik baca yang ditempatkan di area strategis sekolah. Dengan demikian, kegiatan membaca tidak lagi terbatas pada ruang perpustakaan, melainkan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Menurut Dr. Aryati, hadirnya Dropbook Point adalah bentuk nyata komitmen Dinas Perpustakaan Kota Makassar dalam memperkuat budaya literasi di era digital yang penuh tantangan. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak, baik sekolah maupun masyarakat, agar program ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata.

Peluncuran Dobrak Literasi tidak hanya diisi dengan peresmian Dropbook Point. Kegiatan juga semakin semarak dengan adanya layanan Dongkel (Dongeng Keliling) with Mobile Library, yang menghadirkan nuansa literasi dengan cara yang lebih menyenangkan.

Sorak-sorai siswa semakin pecah saat Kak Mangga, seorang pendongeng yang sudah dikenal luas, membawakan kisah penuh makna. Dengan gaya yang ekspresif dan interaktif, ia menyajikan cerita inspiratif yang sarat pesan moral sekaligus menghibur. Suasana hangat dan penuh gelak tawa membuat dongeng tersebut berkesan mendalam bagi siswa, bahkan guru yang turut serta larut dalam keceriaan.

Kehadiran Dongkel with Mobile Library menunjukkan bahwa literasi bukanlah aktivitas kaku, melainkan bisa dibungkus dengan kreativitas, hiburan, serta pendekatan yang sesuai dengan dunia anak-anak dan remaja.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Irjan Marsaolu, Kepala SMP Telkom Makassar, menyampaikan rasa bangganya karena sekolah yang dipimpinnya dipercaya menjadi salah satu sekolah dalam peluncuran program ini.

Beliau juga menegaskan bahwa SMP Telkom Makassar siap mendukung keberlanjutan program ini, sekaligus berbagi pengalaman agar inisiatif serupa dapat berkembang di sekolah-sekolah lain.

Dobrak Literasi diharapkan tidak berhenti hanya pada acara launching. Dinas Perpustakaan Kota Makassar menargetkan program ini menjadi pilot project yang bisa direplikasi di berbagai sekolah maupun komunitas lain. Dengan semakin banyaknya Dropbook Point yang tersebar, akses terhadap bacaan akan semakin terbuka luas, menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci agar program ini terus berlanjut dan berkembang. Dengan semangat kebersamaan, gerakan ini diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan wawasan, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Launching Dobrak Literasi di SMP Telkom Makassar pun menegaskan bahwa literasi bukan sekadar aktivitas membaca, melainkan pintu menuju masa depan yang lebih cerah.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *