Era digital memungkinkan masyarakat merasakan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Transaksi online sudah jadi hal yang lumrah dan hampir semua orang melakukannya. Namun, hal ini juga dibarengi oleh ancaman siber yang berpotensi merugikan pengguna. Risiko seperti pencurian data, akses ke informasi sensitif hingga perusakan data-data penting harus diperhatikan setiap orang untuk menjamin keamanan datanya.
Perkembangan teknologi membuat banyak orang bekerja dengan memanfaatkan digital dan terhubung dengan berbagai jaringan yang memungkinkan penyalahgunaan data digital tersebut. Berbagai cara yang dilakukan untuk mendapatkan akses dan mencuri data, menyabotase bisnis, atau melakukan pemerasan.
Mengingat besarnya dampak dan risiko keamanan yang dapat ditimbulkan dari kejahatan siber, Yayasan Pendidikan Telkom bersama Unit CDC Telkom Regional V melaksanakan pelatihanCyber Security Awareness di Aula SMP Telkom Makassar pada hari Jumat, 20 September 2024 Pukul 14.00-16.00.

Cyber security merupakan bentuk perlindungan terhadap sistem yang terhubung ke internet. Ini termasuk perangkat keras, perangkat lunak hingga data pribadi. Langkah ini akan membantu melindungi pusat data dan sistem komputerisasi lainnya dari akses yang tidak sah.
Strategi keamanan siber yang mumpuni bisa memberikan perlindungan keamanan yang baik terhadap serangan yang dirancang untuk mengakses, mengubah, menghapus atau memeras sistem dan data sensitif dari pengguna.
Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan di Kawasan Pendidikan Telkom Makassar (TK, SD, SMP, dan SMK Telkom Makassar).
Pelatihan Cyber Security Awareness mengahdirkan pemateri Valliant Ferliyando (Asman IP & Service Node PT Telkom Witel Makassar) dengan membawakan materi “Etika dan Privasi Online”.
Etika digital adalah seperangkat prinsip dan nilai yang mengatur perilaku individu dalam menggunakan teknologi digital dan internet. Etika digital mencakup berbagai aspek, mulai dari cara berkomunikasi, berbagi informasi, mengunggah konten, hingga perlindungan data pribadi. Dengan menerapkan etika digital, individu diharapkan dapat menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan bijaksana, sehingga dapat menciptakan lingkungan digital yang aman dan nyaman.

Melalui pelatihan ini pemateri menyampaikan bahwa berbagai etika digital dapat dilakukan;
- Terapkan solusi perlindungan untuk meminimalisasi resiko
- Gunakan nternet dengan bijak, jangan bagi ulang hoaks dan berita yang belum tentu benar
- Selalu verifikasi berita yang dibagikan oleh orang lain
- Hindari koneksi nirkabel public, gunakan cara penambatan (tethering) melalui telepon seluler
- Perbarui pengetahuan tentang keamanan digital dan daring.

Leave a Reply